Posted by: gpia | August 14, 2009

Laporan Saksi Mata

Laporan Saksi Mata
Yohanes Pembaptis, hamba Tuhan yang perkasa hidup merana dalam penjara. la telah suksek memberitakan kedatangan Kristus. Ribuan orang telah menerima pemberitaannya dan memberi diri dibaptis di sungai Yordan. Bila kita diminta untuk menyebutkan seorang penginjil yang paling berhasil, maka Yohanes Pembaptis pasti akan menjadi favorit kita. la bahkan telah membaptiskan Yesus, dan Roh Tuhan telah menyertainya sejak ia masih ada dalam kandungan ibunya.
Namun kejadian selanjutnya ternyata di luar dugaan Hamba Tuhan ini ditangkap oleh pihak penguasa dan dijebloskan ke dalam penjara. Tidak ada lagi kerumunan orang, tidak ada lagi pemberitaan Injil. Di manakah tanda-tanda dan mujizat itu sekarang?
Bukankah Sang Juruselamat yang diberitakan Yohanes Pembaptis diharapkan akan membebaskan umat-Nya dari kuk penindasan bangsa Romawi? Kerajaan Tuhan harus datang untuk mengukuhkan bangsa Yahudi sebagai suatu kekuatan dunia. Mengapa Yesus tidak melakukan hal itu? Kenyataannya peristiwa berlangsung tidak seperti yang diharapkan.
Perlahan namun pasti keraguan mulai merayap ke dalam pikiran Yohanes Pembaptis, bak uap air yang datang merembes masuk ke dalam lubang penjara bawah tanah Mungkin saja Yesus itu bukan Juruselamat, pikirnya. Saat Yohanes tersiksa oleh keraguan ini, ia perlu memeroleh jawaban yang cepat dan tepat.
Maka ia mengutus murid-muridnya kepada Yesus untuk bertanya, “Benarkah Engkau Mesias itu ataukah kami harus menunggu seorang Juruselamat yang lain?” Jawaban yang diterima oleh murid-murid Yohanes memberikan dampak pemulihan yang luar biasa bagi Yohanes. Yesus tidak menghakimi Yohanes, misalnya: “Yohanes, mengapa kau bimbang? Mana semangatmu yang dulu? Seperti itukah sikap seorang hamba Tuhan yang sejak rahim ibunya telah dipenuhi oleh Roh Kudus?” Tidak. Yesus hanya memberikan laporan saksi mata, “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku” (Matius 11:4-6).
Berita tentang karya Tuhan yang ajaib ini menghapus rasa bimbang di hati Yohanes. Mendengar berita kerajaan Allah yang disebarkan di mana-mana disertai dengan tanda-tanda dan mujizat, adalah hal yang paling dibutuhkan Yohanes di tengah kekacauan pikiran dan keputusasaannya
Mungkin saat ini Anda pun sedang putus asa, iman Anda sedang merosot, bahkan sampai pada titik kritis. Adakah obat yang dapat memulihkan kembali semangat yang sudah pudar? Sama halnya dengan yang dialami Yohanes, Anda memerlukan laporan saksi mata tentang apa yang sedang dikerjakan Tuhan di dunia saat ini.
Ambillah beberapa majalah penginjilan dan bacalah bagaimana Tuhan sedang bekerja saat ini. Hubungilah seorang misionaris yang baru saja kembali dari pelayanan di ladang Tuhan, dan mintalah dia untuk bersaksi. Hal ini akan mengubah pandangan hidup Anda dan memulihkan semangat Anda.
Tolonglah aku Tuhan agar bisa mendengar berita kesukaan pada saat aku Putus asa, supaya apabila aku bertemu dengan orang lain yang sedang putus asa, aku dapat memberikan laporan saksi mata terkini tentang karya-Mu kepada mereka, sehingga mereka dapat memuji dan membesarkan nama-Mu.
Rudi Lack


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: