Posted by: gpia | July 1, 2009

Siaplah Selalu

Siaplah Selalu
“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” Yesaya 43:19
Jika Anda berpikir menemui kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan dalam bidang pekerjaan Anda, pertimbangkanlah ahli bedah laparoskopi. Karena sasaran utama dari kedokteran Barat modern adalah mengoreksi suatu persoalan dengan cara yang tidak menyebar, dan dengan waktu rawat di rumah sakit yang sesingkat mungkin, dokter-dokter ini terpaksa mempelajari teknik-teknik baru dalam waktu semalam.
Solusinya? Sesuatu yang disebut “boot camp” bagi para dokter. Itu adalah temuan James C. Rooser, Jr., direktur bedah endolaparoskopi di Yale University School of Medicine.
Dalam laparoskopi, peralatan bedah serta kamera dapat dimasukkan ke dalam tubuh lewat sayatan yang lebih kecil dari biasanya. Para ahli bedah dapat melihat peralatan di sebuah monitor TV, dan harus membedah sambil mengamati layar serta memegang peralatannya dengan erat. Di boot camp, para ahli bedah meningkatkan keterampilan penting ini dengan memainkan permainan-permainan yang banyak menghabiskan energi.
Dalam “Siam Dunk”, tangan yang tidak dominan harus menggunakan sepasang penjepit yang dipasang pada sebuah tongkat — ujung dasarnya tersembunyi di sebuah kotak — untuk memungut semacam kacang polong bermata hitam. Sambil mengamati layarnya, sang ahli bedah menggunakan sebuah pegangan di ujung atas dari tongkat itu untuk mengendalikan penjepitnya dan menjatuhkan masing-masing kacang polong itu ke dalam sebuah lubang kecil.
Permainan lain yang sama sulitnya juga menekankan pada penggunaan tangan yang tidak dominan, dan memfokuskan pada pembangunan kepercayaan diri, sebagai lawan dari kesombongan yang tak terkendali, di ruang operasi.
Dalam soal menguasai suatu keterampilan baru dalam pekerjaan Anda, adalah penting bahwa Anda terus terbuka terhadap gagasan-gagasan baru dan cara-cara baru untuk mengerjakan segalanya. Terkadang tidak percuma menghentikan apa yang sedang Anda kerjakan dan menguasai suatu keterampilan baru.
Selama waktu doa Anda hari ini, mintalah agar Tuhan menunjukkan sesuatu yang baru kepada Anda!
Coffee Break with God


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: