Posted by: gpia | February 13, 2009

BEBAN-BEBAN

Rabu, 11 Februari 2009
BEBAN-BEBAN

Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Korintus 10:13)

Banyak orang kuat suka lupa dengan kelemahan orang lain. Lupa bahwa orang lain tidak sekuat dirinya, sehingga tidak jarang mereka mengukur dan menuntut orang lain seperti dirinya. Namun kita memiliki berita baik: Allah Bapa kita di surga tidak seperti itu. Sekalipun Dia dahsyat dan penuh kuasa, Dia tidak pernah lupa bahwa kekuatan anak-anak-Nya terbatas. Dia tahu betul batas kekuatan kita.

Jika pencobaan-pencobaan terjadi dalam hidup kita, Dia menjamin kita dapat menanggungnya. Tak ada pencobaan yang melampaui kekuatan kita. Namun, mengapa Tuhan mengizinkan pencobaan atau beban datang di hidup kita? Karena beban-beban itu akan membuat kita berbobot, sehingga “tidak mengambang”.

Suatu kali, beberapa lebah dibawa dalam penerbangan ke luar angkasa untuk mengetahui reaksinya terhadap keadaan tanpa bobot. Dari eksperimen itu dilaporkan bahwa pada atmosfer tanpa bobot, lebah-lebah itu mampu mengambang tanpa usaha apa pun-sangat santai-sangat ringan. Lebah-lebah itu sepertinya menikmati perjalanan, tetapi ternyata hanya untuk sesaat. Sebab sekejap kemudian mereka mati. Mengambang saja seperti itu membuat mereka melayang-layang, terputar-putar, dan kemudian mati. Perhatikan juga bahwa ikan yang mengambang di akuarium bukanlah ikan yang hidup, tetapi ikan yang sudah mati.

Nyatanya dalam hidup ini kita memerlukan “beban” agar tidak “mengam-bang”. Perlu ada pergumulan menghadapi masalah yang justru akan menghidupkan kita. Dan karena Tuhan berjanji beban itu takkan melampaui batas kekuatan kita, mari bangkit dan hadapi semua yang di hadapan kita! –MNT

BEBAN YANG MEMBERI BOBOT DI HIDUP KITA AKAN MEMBUAT KITA SELALU BERLUTUT MENGANDALKAN TUHAN

1 Korintus 10:10-13
10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.
11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.
12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Sumber: Renungan Harian Januari 2009, Yayasan Gloria, Yogyakarta


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: