Posted by: gpia | July 1, 2008

LIPUTAN BIBLE CAMP PRIA GPIA 27-28 Juni 2008

One, Two, Three, Yes!
Ini adalah yel-yel Bible Camp Pria GPIA se-Jabotabek yang baru pertama kali diadakan oleh Departemen Pria Sinode GPIA pada tanggal 27-28 Juni 2008 di Hotel Lembah Nyiur, Cisarua Puncak. Bible Camp Pria yang memberkati banyak peserta, yang terdiri dari: GPIA Immanuel (Duta Mas dan Perniagaan), GPIA Anugerah (Cibinong), GPIA El Gibor (BSD), GPIA Gloria (Tegal Alur), GPIA Kharisma (Tangerang), GPIA Sion (Bogor) dan ada satu peserta dari jemaat di luar GPIA. Jumlah peserta 120 orang, yang dibagi dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari satu pembina dan empat anggota.

Pdt. Ellia Makarawung, Pdt. Otniel Lumowa dan Pdt. Raya Ginting menjadi pembicara yang memberkati banyak peserta. Di setiap sesi Bible Camp Pria selalu ada sharing kelompok, baik di awal atau di akhir bahkan ditengah sesi. Bagi pria, melayani adalah suatu kehormatan bukan beban. Oleh karena itu setiap kelompok mendapatkan tugas untuk melayani makan pagi, makan siang, makan malam dan coffe break.

Pernahkah melihat seorang pria menangis dalam suatu pertemuan? Atau pernahkah mendengar seorang pria menyesalkan perbuatan yang telah dilakukan terhadap istri dan anak-anaknya dihadapan orang lain ? Atau pernahkah mendengar seorang pria berkomitmen di hadapan orang banyak untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada istri dan anak-anaknya? Atau pernahkan mendengar seorang pria berkata, “Saya pikir saya sudah menjadi suami yang baik untuk istri dan bapak yang baik untuk anak-anak, tetapi ternyata saya adalah suami dan bapak yang tidak baik dan kurang bertanggung jawab.”? Hal tersebut terjadi atas para peserta Bible Camp Pria. Dahsyat. Pria dipulihkan, keluarga dipulihkan, gereja dipulihkan, kota dipulihkan, provinsi dipulihkan, Indonesia dipulihkan.

Pada akhir setiap sessi diadakah Altar Call. Banyak peserta yang maju untuk mengakui, menyesalkan, dan didoakan agar mendapat kekuatan untuk mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan terhadap istri dan anak-anaknya. Oleh karena para pria yang sudah disadarkan dari perbuatan-perbuatan yang selama ini mereka pikir sudah benar ternyata masih banyak kekurangan, beberapa pria memberikan kesaksian dan komitmen di kelompok maupun di depan para peserta lain. Wow, dahsyat!

Beberapa kesaksian pria yang telah dipulihkan dalam Bible Camp Pria ini:

“Jika anak perempuan saya melakukan kesalahan saya tidak diperbolehkan oleh istri dan mertua untuk menamparnya. Memang benar saya tidak menamparnya tetapi saya meninjunya. Hari ini saya menyesal telah melakukannya dan saya berjanji pulang dari Camp ini saya akan mengakui dan meminta maaf kepada anak saya.”

“Ketika anak saya mengajak saya untuk bermain PS. Saya menolaknya dengan berkata main saja dengan adik. Saya menyadari perbuatan menolak untuk bermain bersamanya telah melukai hati anak saya. Saya berjanji untuk tidak melakukan hal ini lagi.”

Apabila peserta Bible Camp Pria yang telah melakukan komitmen membawa dampak perubahan untuk keluarga (istri dan anak) atau dari pihak keluarga (istri atau anak) yang merasakan perubahan dari suami atau ayah, silahkan mengirimkan kesaksian ke email camppriagpia@yahoo.co.id (rahasia dijamin).

One, two, three. Yes!
Berpikir, bertindak, berhasil.

(Daniel Sutadi)


Responses

  1. cooollll …moga moga semua yang ngikut camp jadi Pria yang baik2 dan sejati……………cciieehhhh


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: