Luangkan Waktu Untuk Mendengar
“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya.” Yakobus 1:5
Bila Anda sedang menghadapi suatu masalah, pertama-tama yang harus Anda minta kepada Tuhan ialah hikmat, bukannya uang, kuasa, maupun kesembuhan.
Hikmat Tuhan adalah kunci yang akan membuka setiap pintu dalam hidup Anda. Itu akan mengubahkan setiap kegagalan Anda menjadi keberhasilan. Jadi, janganlah membuang-buang kuasa doa Anda untuk memohon kepada Tuhan hal-hal yang Anda sangka perlu. Sebaliknya, dengarkanlah petunjuk yang diucapkan-Nya tentang situasi Anda.
Jika Anda tidak pernah mencoba hal itu sebelumnya maka inilah hal yang perlu Anda lakukan.
Pertama: Paparkan seluruh masalah Anda di hadapan Tuhan, bukan karena Dia tidak mengetahui hal yang sedang Anda alami, tetapi karena pemaparan itu membantu Anda untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih objektif.
Saya ingat dahulu saya membawa masalah saya kepada ayah saya, A.W. Copeland. Ketika saya sedang menjelaskan kepadanya, masalah itu mulai terlihat berbeda bagi saya. Saya mendapat sudut pandang baru, dan selagi saya berbicara, dia menunjukkan segi-segi yang belum saya pertimbangkan. Mengiaskan masalah-masalah Anda kepada Tuhan, pokok demi pokok, akan membantu Anda mendapat hal yang sama.
Kedua: Dengarkanlah Roh Tuhan menasihati Anda. Berilah perhatian khusus pada perkataan-Nya yang tertera pada Firman. Besar kemungkinannya kekhawatiran akan masalah Anda telah menyesakkan Firman di hati Anda (Markus 4:18-19). Jika demikian, Anda perlu mengambil Alkitab dan mulai memasukkan Firman kembali ke dalam hati Anda. Lalu Roh Kudus akan mulai berbicara kepada Anda melalui Firman itu.
Pada saat Anda sedang mendengarkan, pastikanlah untuk tetap bersikap mau diajar. Bersiaplah untuk menerima teguran jika perlu. Jujurlah terhadap Tuhan. Ingatlah jalan-jalan yang telah keliru Anda langkahi dan akuilah itu kepada-Nya. Percayalah, dosa-dosa itu takkan mengejutkan Dia. Dia telah mengetahuinya. Pengakuan hanyalah memberi kesempatan kepada Anda untuk membuangnya.
Ketiga: Bertindaklah sesuai dengan hikmat yang diberikan Tuhan kepada Anda. Bersikaplah patuh. Jika tidak, hikmat yang ajaib itu tidak akan bermanfaat bagi Anda.
Pada saat Anda berdoa hari ini, sisihkanlah semua pendapat Anda dan mulailah mencari hikmat Tuhan. Itulah satu-satunya hal yang dapat memecahkan semua masalah yang sedang Anda hadapi. Itulah sesungguhnya hadiah paling berharga yang disediakan Tuhan bagi Anda. Carilah hikmat.
Kenneth
Luangkan Waktu Untuk Mendengar
Posted in Artikel
MEMPERHATIKAN DENGAN CERMAT
MEMPERHATIKAN DENGAN CERMAT
“Sekalipun bukit-bukit pengorbanan tidak dijauhkan dari Israel, namun hati Asa tulus iklas sepanjang umurnya” 2 Tawarikh 15: 17
Asa tidak sepenuhnya patuh dalam segi-segi lahiriah hidupnya. Dia patuh dalam hal-hal yang dianggapnya merupakan segi terpenting, tetapi dia tidak seluruhnya benar. Waspadalah terhadap pemikiran, “Ah dalam hidupku hal itu tidaklah begitu penting.” Kenyataan bahwa hal itu tidak begitu penting bagi Anda mungkin berarti sangat penting bagi Allah. Tiada hal yang harus dianggap sepele oleh seorang anak Allah. Berapa lama lagi kita akan mencegah Allah untuk mengajar kita. Akan tetapi, Dia terus berusaha mengajar kita dan tidak pernah kehilangan kesabaran-Nya. Anda berkata, “Aku tahu aku benar di hadapan Allah” namun “bukit-bukit pengorbanan” masih ada dalam hidup Anda. Apakah Anda merasa bahwa hati Anda benar di hadapan Allah, namun Dia membuat Anda meragukan sesuatu dalam hidup Anda? Bila Allah menyebabkan kebimbangan mengenai sesuatu hal, hentikanlah itu dengan segera, apa pun persoalannya. Tidak ada sesuatu pun dalam hidup kita yang tidak berarti bagi Allah.
Adakah beberapa hal yang menyangkut kehidupan lahiriah atau intelektual Anda yang tidak Anda perhatikan sama sekali? Jika demikian, Anda mungkin berpikir sudah benar dalam segi-segi yang penting, tetapi Anda gagal memusatkan perhatian dengan wajar. Anda tidak membutuhkan istirahat sehari pun dari konsentrasi rohani atas persoalan hidup Anda. Sebagaimana Anda tidak dapat berhenti sehari pun secara moral dan masih tetap bermoral, maka Anda juga tidak dapat berhenti sehari pun secara rohani dan masih tetap rohani. Allah menginginkan Anda sepenuhnya menjadi milik-Nya, dan itu menuntut adanya perhatian penuh agar Anda tetap bugar. Juga diperlukan banyak waktu untuk itu. Namun sebagian dari kita berharap dapat mengatasi semua persoalan kita, seraya melintas dari satu pengalaman puncak gunung ke pengalaman lainnya, hanya dengan memakan waktu beberapa menit saja.
Oswald Chambers
Posted in Artikel
KITA DILUKIS DI TELAPAK TANGAN ALLAH
KITA DILUKIS DI TELAPAK TANGAN ALLAH
“Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tanganKu.” Yesaya 49:16
T
idak diragukan lagi, sebagian keajaiban yang dimampatkan dalam kata “lihat”, ditimbulkan oleh keluhan tak percaya yang mendahului kalimat itu. Sion berkata, “Tuhan telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.”
Dengan pikiran manusia, kita bisa membayangkan betapa terkejutnya Allah dengan ungkapan orang yang tidak percaya ini! Apa yang lebih mengejutkan ketimbang orang percaya yang ragu-ragu akan pemeliharaan Allah? Jika umat percaya saja bersikap seperti ini bagaimana jadinya orang yang tidak mengenal Dia? Namun, Allah kita memberikan jawaban yang luar biasa.
“Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kan-dungannya? Sekalipun ia melupakan, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tanganKu; tembok-tembokmu tetap di ruang mataKu.”
Bukti bertebaran di mana-mana. Misalnya kita bisa melihat bagaimana binatang-binatang tertentu, sebut saja Bison, meskipun dengan mati-matian berusaha melindungi anak-anak mereka, namun begitu serangan makin gencar, mereka lari dan meninggalkan anak-anak itu. Di dunia manusia pun, yang katanya lebih beradab, kita sering membaca, mendengar atau melihat berita tentang bayi-bayi yang dibuang, bahkan di tempat sampah! Namun, Allah kita bukan Allah seperti itu. Kesetiaan-Nya kekal sampai selamanya. Jika Allah sendiri yang berjanji untuk tidak melupakan kita, bahkan melukiskan kita di telapak tanganNya, mengapa kita harus khawatir??
RENUNGAN MALAM
Posted in Artikel
MENGAPA HASIL TUAIAN TIDAK DINIKMATI – HAKIM 6:1-6,14-16
Bangsa Israel yang dikenal sebagai bangsa pilihan Allah mengalami kesukaan besar selama tujuh tahun. Hidup mereka pada saat itu bagaikan orang gua di pegunungan sampai mereka bersedia memohon pertolongan Allah. Apa yang mereka tabut tidak pernah dinikmati. Karena semuanya dimusnahkan oleh orang Midian (ay. 1-6). Keadaan seperti ini tanpa disadari ada dalam kekristenan kita. Kita menabur tetapi tidak menikmati hasil tuaian sehingga kita menyalahkan Tuhan. Hasil tuaian adalah berkat-berkat Allah yang di-sediakan untuk kita.
Ada tiga hal penting yang perlu dipelajari dan diperhatikan dalam kekristenan kita:
1. Kejahatan dan dosa akan menghambat berkat-berkat Allah dalam hidup kita (ay. 1). Firman Allah berkata: “Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar, tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:1-2). Jika kita ingin diberkati, hiduplah dalam kekudusan dan belajar untuk hidup dalam tuntunan Roh Ku-dus sehingga kita diberikan kemampuan untuk melakukan yang terbaik bagi Tuhan.
2. Ketakutan dapat menghambat kita meraih berkat-berkat Allah (ay. 2, 11). Bangsa Israel hidup dalam ketakutan terhadap orang Midian sehingga mereka mencari tempat perlindungan yang salah dan harus hidup seperti orang-orang gua di gunung. Mereka tidak menyadari bahwa tempat perlindungan yang aman dan tenteram hanya ada dalam Yesus. Ketakutan dapat membuat kita salah mencari perlindungan. Masalah boleh ada tetapi belajarlah mencari perlindungan pada Allah.
3. Rendah diri/minder menghambat berkat-berkat Allah tercurah dalam hidup kita (ay. 5, 14). Rendah diri adalah sikap hati, perasaan dan tindakan yang meragukan kemahakuasaan Allah. Kuantitas dan kualitas yang dunia tunjukkan tidak ada artinya di hadapan Allah.
KUASA
Posted in Artikel
MERENDAHKAN DIRI
“Dan barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” Matius 23:12
Pada dasarnya, orang memang sukar untuk merendahkan diri. ”Orang lebih senang dipuji, disanjung dan meninggikan diri, terlebih bagi mereka yang hidupnya berhasil. Banyak orang berfikir, jika merendahkan diri, mereka takut dikira rendah diri. Padahal merendahkan diri berarti tidak ada kesombongan, tidak tinggi hati, tidak menganggap dirinya lebih dari orang lain. Karena kita sadar, bahwa kita tidak memiliki kekuatan dan tidak mempunyai kesanggupan tanpa penyertaan Tuhan. Jadi keberadaan kami dan apapun yang kami punyai saat ini, semuanya semata-mata karena karunia Tuhan saja.
Tuhan Yesus dengan jelas berkata: “Barang siapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” (Matius 23:11, 12). Dan Tuhan Yesus telah membuktikan ucapan-Nya sendiri, kata-Nya: “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:28).
Dalam hal ini, Daud telah memberi teladan yang baik bagi kita semua. Walaupun dia seorang raja yang terkenal dan berkuasa, tetapi dia tidak pernah mengakui bahwa dia sanggup mempertahankan nyawanya dari musuhnya dan maut. Daud memiliki kerendahan hati dan dia selalu merendahkan diri di hadapan Tuhan. Daud tidak pernah mengeraskan hati terhadap Tuhan dan tidak pernah menyalahkan orang lain. Sebaliknya, di dalam menghadapi apa pun, dia selalu membuka hati kepada Tuhan dan mengijikan Roh Kudus menyelidiki hatinya. Sekalipun dia melawan dan membenci orang-orang yang melawan Tuhan, tetapi dia selalu memeriksa diri, apakah perbuatannya itu benar di hadapan Tuhan, sebab dia kuatir kalau-kalau tindakannya itu bukan benar-benar membela Tuhan, tetapi untuk kepentingannya sendiri. (baca Mazmur 139:23,24).
Oleh karena itu, bukan waktunya lagi kita meninggikan diri karena berhasil dalam hidup ini, baik secara jasmani maupun secara rohani. Karena kita tahu semuanya berasal dari Tuhan. Hanya Tuhan saja yang patut dimuliakan dan ditinggikan.
AIR HIDUP
Posted in Artikel
Tempat Pelayanan
“Jawab-Nya kepada mereka, ‘Roh Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan doa” Markus 9:29
Para murid-Nya bertanya kepada-Nya ketika mereka sendirian dengan Dia, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” (Markus 9:28). Jawabannya terletak pada hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Roh ini tidak dapat diusir keluar kecuali kita memusatkan diri kepada-Nya, dan terus meningkatkan pemusatan diri kepada-Nya. Kita dapat tetap tidak berdaya selama-lamanya, seperti para murid dalam situasi ini, dengan mencoba melakukan pekerjaan Allah tanpa memusatkan diri pada kuasa-Nya dan dengan mengikuti gagasan kita sendiri. Kita sebenarnya memfitnah dan tidak menghormati Allah jika kita melayani tanpa mengenal Dia.
Bila Anda berhadapan langsung dengan situasi sulit dan tidak terjadi sesuatu secara lahiriah, Anda masih dapat mengetahui bahwa kebebasan dan kelepasan akan diberikan sebagai akibat pemusatan diri yang terus-menerus pada Yesus Kristus. Kewajiban Anda dalam tugas dan pelayanan ialah mengusahakan agar tidak ada perintang antara Yesus dan Anda. Adakah perintang antara Anda dan Yesus sekarang? Jika ada, Anda harus melintasinya, bukan dengan mengabaikannya sebagai suatu gangguan, melainkan dengan menghadapinya dan dengan melintasinya ke dalam hadirat Yesus Kristus. Lalu masalah itu, dan semua yang telah Anda alami berkaitan dengan hal itu, akan memuliakan Yesus Kristus dengan cara yang takkan pernah Anda ketahui sebelum Anda menatap wajah-Nya secara langsung.
Kita harus dapat “seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya” (Yesaya 40:31), tetapi kita juga harus mengetahui caranya untuk turun. Kuasa seorang pemercaya terletak pada kesanggupannya untuk turun dan hidup di lembah. Paulus berkata, “Segala hal dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Filipi 4:13) dan yang diacunya ialah hal-hal yang paling hina. Padahal kita dapat menolak untuk dihina dan berkata, “Tidak, terima kasih, aku jauh lebih suka berada di puncak gunung dengan Allah.” Dapatkah saya menghadapi kesulitan-kesulitan dengan mengandalkan Yesus Kristus, ataukah hal-hal itu menghancurkan iman saya kepada-Nya, dan membuat saya panik?
Oswald Chambers
Posted in Artikel
Tidak Ada Tempat Bagi Dosa
“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.” Roma 8:6
Paulus memperingatkan kita agar tidak mengabaikan tipu daya Setan. Petrus memberikan peringatan serupa ketika ia menulis, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (1 Petrus 5:8).
Keduanya memahami sifat pencobaan dan efeknya terhadap orang percaya. Namun demikian, banyak orang, seperti domba-domba rohani digiring untuk disembelih, mengabaikan peringatan Allah mengenai godaan dan pada akhirnya berharap mereka mengindahkan perintah-Nya.
Anda dapat memilih. Dan sebagai orang percaya, Anda tidak dikalahkan oleh cobaan. Yesus adalah perlindungan Anda. Amsal mengatakan kepada kita:
Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, Bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: Mata sombong, lidah dusta,
Tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, Hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, Kaki yang segera lari menuju kejahatan,
Seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan Dan yang menimbulkan pertengkaran saudara. (Amsal 6:16-19).
Satu cara pasti untuk menghadapi godaan adalah tetap terfokus pada Firman¬nya. Firman Allah yang Paulus tuliskan di dalam Efesus 6 adalah pertahanan terbaik Anda. Itu hanya berhasil jika Anda bersedia hiudp di dalam ketaatan dan di dalam Kristus. Karena Anda adalah anak Allah, dosa tidak cocok dengan siapa diri Anda di dalam Kristus.
Tuhan, aku sadar bahwa dosa tidak cocok dengan siapa diriku di dalam Engkau. Sucikan aku dari dosa. Biarkan aku hidup di dalam ketaatan kepada-Mu dan Firman-Mu.
Charles Stanley
Posted in Renungan Harian
TATA IBADAH GPIA IMMMANUEL PERNIAGAAN MINGGU, 25 OKTOBER 2009
PANGGILAN IBADAH:
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini; diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati baitNya. Mazmur 27:4
NYANYIAN JEMAAT: 1. SEMUA BAIK
Dari semula t’lah Kau tetapkan, Hidupku dalam tanganMU
dalam rencanaMU Tuhan, Rencana indah t’lah KAU siapkan
Bagi masa depanku yang penuh harapan
S’mua baik, S’mua baik
S’gala yang t’lah Kau perbuat di dalam hidupku
S’mua baik sungguh teramat baik, Kau jadikan hidupku berarti
Engkau kusembah, Kau yang terindah
Pulihkanku dengan darah-Mu, Engkau kusembah, Bapa mulia
Seumur hidupku, kumau menyembah-Mu
PEMBACAAN ALKITAB: 1 YOHANES 4
P: Dalam hal inilah kasih ALLAH dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa ALLAH telah mengutus Anak-NYA yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-NYA. (9)
J: INILAH KASIH ITU: BUKAN KITA YANG TELAH MENGASIHI ALLAH, TETAPI ALLAH YANG TELAH MENGASIHI KITA DAN YANG TELAH MENGUTUS ANAK-NYA SEBAGAI PENDAMAIAN BAGI DOSA-DOSA KITA. (10)
P: Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. (11)
J: TIDAK ADA SEORANGPUN YANG PERNAH MELIHAT ALLAH. JIKA KITA SALING MENGASIHI, ALLAH TETAP DI DALAM KITA, DAN KASIH-NYA SEMPURNA DI DALAM KITA. (12)
DOA PEMBUKAAN
NYANYIAN JEMAAT: 2. DATANGLAH KE BAITNYA (F)
Datanglah ke baitNYA dengan hati bersyukur
Ke dalam pelataranNya dengan hati bersuka
Rasakan dan lihatlah betapa baiknya TUHAN
Bagi yang berlindung padaNYA
Akan bersorak-sorai, akan bersorak sorai
Bersyukurlah kepada TUHAN sebab IA baik
Bahwasanya ‘tuk selamanya kasih setiaNYA 2x
3. DIA SUNGGUH BAIK (A)
DIA mati bagiku, DIA bangkit bagiku
DIA TUHAN ALLAH penyelamatku
Kuasa maut dipatahkan, hidupku dipulihkan
DIA TUHAN ALLAH kem’nanganku
DIA sungguh baik, DIA sangat baik )
YESUS DIA baik bagiku ) 2x
DIA ada dalamku, bergerak di hidupku, DIA TUHAN ALLAH kekuatanku
DIA penuhi hatiku, dengan kuasa kasihNYA,
DIA TUHAN ALLAH Kem’nanganku
HE is so good to you,HE is so good to me
JESUS – HE’s so good to you and me
4. HATIKU PERCAYA (F)
Tuhanlah kekuatan dan mazmurku
Dia gunung batu dan kes’lamatanku
Hanya padaMu hatiku percaya
Kaulah menara dan kota perlindungan
Kumau s’lalu bersyukur s’bab cintaMu padaku
Takkan pernah berubah, hatiku percaya
Walau bumi bergoncang, gunung-gunung beranjak
Namun kasih setiaMu tak pergi dariku
PADUAN SUARA/ VOCAL GROUP
BERITA ANUGERAH : 1 KORINTUS 15 : 33 – 34 A
Janganlah kamu sesat; Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik, Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!
TUNTUNAN HIDUP BARU: 1 T E S A L O N I K A 5 : 1 6 – 1 8
Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab
itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
NYANYIAN JEMAAT: 5. AKU PERCAYA
Tiada yang seperti Engkau begitu mengasihiku
Kau Tuhan sanggup menjawab semua seru doaku
Tiada yang seperti Engkau begitu mengasihiku
Kau Tuhan sanggup melawat seluruh kehidupanku
Aku percaya Tuhanku ajaib
Kau turun tangan memulihkanku
Aku percaya Tuhanku dahsyat
Kau turun tangan memberkatiku (menyembuhkanku)
DOA FIRMAN TUHAN
PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN
PERSEMBAHAN SYUKUR : 6. ALLAH ITU BAIK (A)
ALLAH itu baik, sungguh baik bagiku
Ditunjukkannya kasih setiaNYA
DIA memberikan yang kuperlukan
Menyatakan kebaikan 2x menyatakan kebaikannya padaku
Kasih setiaNYA tak pernah berubah
Dahulu sekarang dan selamanya
Ajaiblah kuasa dalam namaNYA
YESUSku luar biasa
NYANYIAN AKHIR IBADAH: 7. HANYA DEKAT ALLAH SAJA (G)
Hanya dekat ALLAH saja aku tenang
DaripadaNYAlah keselamatanku
Hanya YESUS Gunung Batuku
Hanya YESUS Kota Bentengku
Aku tidak akan goyah s’lama-lamanya
Posted in Tata Ibadah
TATA IBADAH GPIA IMMMANUEL TAMAN DUTA MAS MINGGU, 25 OKTOBER 2009
PANGGILAN IBADAH:
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini; diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati baitNya. Mazmur 27:4
NYANYIAN JEMAAT: 1. HOSANNA (E/F)
Hosanna in the highest
Let our King be lifted up
Hosanna
Kau Allah yang kudus 2x
Di takhta suciMu kami menyembah
NamaMu disanjung, kuasaMu nyata sempurna
Kami puja Engkau Raja Mulia
PEMBACAAN ALKITAB: 1 YOHANES 4
P: Dalam hal inilah kasih ALLAH dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa ALLAH telah mengutus Anak-NYA yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-NYA. (9)
J: INILAH KASIH ITU: BUKAN KITA YANG TELAH MENGASIHI ALLAH, TETAPI ALLAH YANG TELAH MENGASIHI KITA DAN YANG TELAH MENGUTUS ANAK-NYA SEBAGAI PENDAMAIAN BAGI DOSA-DOSA KITA. (10)
P: Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. (11)
J: TIDAK ADA SEORANGPUN YANG PERNAH MELIHAT ALLAH. JIKA KITA SALING MENGASIHI, ALLAH TETAP DI DALAM KITA, DAN KASIH-NYA SEMPURNA DI DALAM KITA. (12)
DOA PEMBUKAAN
NYANYIAN JEMAAT: 2. KORBAN PUJIAN
Kita masuk tahta suciNya membawa korban pujian
Yang kudus berkenan di hadapanNya
sebagai persembahan
Ini hatiku pakai hidupku Tuhan
S’mua kuserahkan di Altar kudusMU
Tiada lebih indah berdiam di AltarMu
Nikmati hadirMU Tuhan ……..
3. RAJA PEMENANG
Dia telah menyatakan, hebatnya kasihNya,
Yang s’lamatkan kita
Bahkan Dia beri kuasa,
Bagi setiap kita yang mengandalkanNya
Hanya YESUS TUHAN dasyat berkuasa
Sang Raja Pemenang yang memerintah
‘Tak ada yang dapat menggagalkanNya
Dia bangkit dan hidup untuk selamanya
Dia telah menyatakan hebatnya kuasaNya,
Yang menjaga kita
Bahkan Dia beri kuasa, Untuk menghancurkan s’mua pendakwa kita
4. SERUKAN NAMANYA
Tuhanku Mahabesar, Tuhanku Mahakuasa
Raja segala raja
Dia takkan tergoyahkan, Dia takkan terkalahkan
Dia hidup dan berkuasa
Serukan nama-Nya, Yesus Tuhan Raja
S’gala kuasa tunduk dalam nama-Nya
Dia luar biasa, perkasa mulia
Yesus nama di atas s’gala nama
5. JURUSELAMAT
Walau ku harus berjalan, dalam lembah kekelaman
PerlindunganMU oh Tuhan nyatalah bagi hidupku
Tiada pernah sedetikpun, tiada pernah Kau tinggalkan
Sungguh mulia dan sempurna Hanya Kau layak di sembah
Yesus Engkau Jurus’lamatku
Dalam janjiMu kemenanganku
Selamanya kan kunyatakan
Besar setiaMu Tuhan di hidupku
PADUAN SUARA/ VOCAL GROUP
BERITA ANUGERAH : 1 KORINTUS 15 : 33 – 34 A
Janganlah kamu sesat; Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik, Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!
TUNTUNAN HIDUP BARU: 1 T E S A L O N I K A 5 : 1 6 – 1 8
Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
NYANYIAN JEMAAT: 6. HATIKU PERCAYA
Saatku tak melihat jalanMU,
Saat ku tak mengerti rencanaMU
Namun tetap kupegang janjiMu
Pengharapanku hanya padaMU
Hatiku percaya, …………2X
S’lalu kupercaya ………
DOA FIRMAN TUHAN
PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN
PERSEMBAHAN SYUKUR : 7. ALLAH ITU BAIK (A)
ALLAH itu baik, sungguh baik bagiku
Ditunjukkannya kasih setiaNYA
DIA memberikan yang kuperlukan
Menyatakan kebaikan 2x menyatakan kebaikannya padaku
Kasih setiaNYA tak pernah berubah
Dahulu sekarang dan selamanya
Ajaiblah kuasa dalam namaNYA
YESUSku luar biasa
NYANYIAN AKHIR IBADAH: 8. HANYA DEKAT ALLAH SAJA (G)
Hanya dekat ALLAH saja aku tenang
DaripadaNYAlah keselamatanku
Hanya YESUS Gunung Batuku
Hanya YESUS Kota Bentengku
Aku tidak akan goyah s’lama-lamanya
Posted in Tata Ibadah
Dialah Sukacita Kita
“Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” Kisah para Rasul 9:15-16
Ketika saya percaya kepada Yesus Kristus, saya akhirnya sadar bahwa saya telah diselamatkan untuk melayani. Saya senang bahwa saya memahami fakta itu tidak lama setelah iman saya diubah. Namun, saya memiliki kesan yang kuat bahwa melayani akan menyebabkan banyak penderitaan bagi saya. Bukankah Allah sendiri telah memperingatkan Rasul besar, Paulus, bahwa ia harus banyak menderita demi Kristus?
Dan sayapun menjumpai banyak orang percaya yang tampak seolah-olah mereka makan acar setiap harinya sejak menjadi orang Kristen! Wajah mereka gelap serta masam—diselamatkan, namun masam. Yang lainnya tampak sangat, sangat sedih—karena alasan yang tak jelas! Ya, saya menyimpulkan, menjadi kepunyaan Kristus pastilah memang suatu urusan yang penuh penderitaan.
Orang-orang ini mengingatkan saya akan Nehemia. Nehemia adalah rajanya orang menderita, seorang tahanan Perang Yahudi, yang melayani seorang raja yang tidak memperbolehkan siapapun tampak sengsara di hadapannya. Suatu hari Nehemia menerima kabar buruk. Ia mau tidak mau tampak sedih, dan sang rajapun marah besar. “Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit?” sang raja menuntut penjelasan (Nehemia 2:2).
Sang raja tidak dapat membayangkan siapapun bersikap kurang bahagia ketika melayaninya. Ketika saya merenungkannya, saya juga tak dapat membayangkan siapapun bersedih di hadapan Yesus Raja. Bahkan sekalipun ada penderitaan, tak ada alasan untuk bermuka masam serta sedih. Toh, Ia telah berjanji untuk menjadi sukacita kita.
Bersaat Teduh
Posted in Artikel